Seorang Anggota Polri Dituding Mencuri Kacamata Oaklay di Bandara Malaysia

Seorang Anggota Polri Dituding Mencuri Kacamata Oaklay di Bandara Malaysia

Seorang Anggota Polri Dituding Mencuri Kacamata Oaklay di Bandara Malaysia

Seorang Anggota Polri Dituding Mencuri Kacamata Oaklay di Bandara Malaysia – Seseorang anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) diamankan serta di check otoritas Malaysia.

Ia disangka mengambil kacamata sunglasses merk Oakley dari satu gerai mal di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Selasa (28/3/2017).

Polisi yang terakhir di ketahui AKP LAS itu mengakui tidak berniat atau khilaf membawa kacamata seharga 2. 109 Ringgit Malaysia atau sama dengan Rp6, 3 juta itu.

Seorang Anggota Polri Dituding Mencuri Kacamata Oaklay di Bandara Malaysia

Sekian di sampaikan Kepala Biro Penerangan Orang-orang (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/3/2017).

” Dia khilaf, tidak berniat. Karna pertama dia pegang-pegang kacamata di toko, sekali lagi bebrapa repot dia gunakan disini (diatas kepala). Lantas dia jalan, ” papar Rikwanto.

Lalu, pengelola toko sadar apabila ada kaca mata yang hilang.

” Lantas diliat dari CCTV serta di cari, oh orangnya (yang ambil) itu. Pada akhirnya di cari serta ketemu orangnya, ” katanya.

Menurut Rikwanto, oknum anggota Polri itu pernah di check petugas Polisi Diraja Malaysia.

Atase Polri di KBRI setempat juga memberi pendampingan padanya.

Pada akhirnya AKP LAS dilepaskan.

Seorang Anggota Polri Dituding Mencuri Kacamata Oaklay di Bandara Malaysia

Meskipun demikian, AKP LAS mesti melakukan kontrol etik di Mabes Polri sesudah dipulangkan ke Indonesia.

” Orangnya telah pulang. Dikerjakan dengan kode etik disini, ” tuturnya.

Polisi yang terakhir di ketahui AKP LAS itu mengakui tidak berniat atau khilaf membawa kacamata seharga 2. 109 Ringgit Malaysia atau sama dengan Rp6, 3 juta itu.

Sekian di sampaikan Kepala Biro Penerangan Orang-orang (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (31/3/2017).

” Dia khilaf, tidak berniat. Karna pertama dia pegang-pegang kacamata di toko, sekali lagi bebrapa repot dia gunakan disini (diatas kepala). Lantas dia jalan, ” papar Rikwanto.

Lalu, pengelola toko sadar apabila ada kaca mata yang hilang.

” Lantas diliat dari CCTV serta di cari, oh orangnya (yang ambil) itu. Pada akhirnya di cari serta ketemu orangnya, ” katanya.